Jumat, 13 September 2013

HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA


A.      HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA
Dalam kondisi tertentu, manusia memiliki kepentingan sendiri yang berbeda dengan kepentingan manusia lain, seperti hasrat, keinginan, atau tujuan hidup.
Manusia memerlukan bantuan orang lain dalam memenuhi segala kebutuhannya. Aristoteles menyatakan bahwa manusia adalah zoon politicon, yaitu selain sebagai makhluk individu, manusia merupakan makhluk sosial yang harus berinteraksi dengan manusia lain.
Berawal dari kodratnya sebagai makhluk sosial, dalam perkembangannya, manusia menyebut dirinya sebagai
·         Bagian dari bangsa tertentu.
·         Menjadi terkelompok dalam berbagai bangsa
·         Bangsa terbentuk karena semakin bertambahnya jumlah manusia. 
Pertanyaannya, apakah bangsa itu?
1.       Ernes Renant
Suatu nyawa, suatu akal yang terjadi dari dua hal, yaitu rakyat yang harus bersama-sama menjalankan satu riwayat dan rakyat yang harus mempunyai kemauan atau keinginan hidup untuk menjadi satu.
2.       Hans Kohn
Bangsa terjadi karena persamaan ras, bahasa, adat istiadat, dan agama yang merupakan faktor pembeda bangsa yang satu dengan yang lain.
3.       Otto Bauer
Bangsa terbentuk karena adanya suatu persamaan; satu karakter/satu watak yang timbuh dan lahir karena adanya persatuan pengalaman.
Jadi bangsa adalah :
Sekumpulan orang yang memiliki hasrat atau keinginan untuk bersatu karena dilatarbelakangi atas persamaan, baik secara fisik (individu) maupun sosial