A. HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA
Dalam kondisi
tertentu, manusia memiliki kepentingan sendiri yang berbeda dengan kepentingan
manusia lain, seperti hasrat, keinginan, atau tujuan hidup.
Manusia
memerlukan bantuan orang lain dalam memenuhi segala kebutuhannya. Aristoteles
menyatakan bahwa manusia adalah zoon politicon, yaitu selain sebagai makhluk
individu, manusia merupakan makhluk sosial yang harus berinteraksi dengan
manusia lain.
Berawal dari
kodratnya sebagai makhluk sosial, dalam perkembangannya, manusia menyebut
dirinya sebagai
·
Bagian dari bangsa tertentu.
·
Menjadi terkelompok dalam berbagai bangsa
Pertanyaannya,
apakah bangsa itu?
1.
Ernes Renant
Suatu nyawa,
suatu akal yang terjadi dari dua hal, yaitu rakyat yang harus bersama-sama
menjalankan satu riwayat dan rakyat yang harus mempunyai kemauan atau keinginan
hidup untuk menjadi satu.
2.
Hans Kohn
Bangsa terjadi
karena persamaan ras, bahasa, adat istiadat, dan agama yang merupakan faktor
pembeda bangsa yang satu dengan yang lain.
3.
Otto Bauer
Bangsa
terbentuk karena adanya suatu persamaan; satu karakter/satu watak yang timbuh
dan lahir karena adanya persatuan pengalaman.
Jadi bangsa
adalah :
Sekumpulan orang yang memiliki hasrat atau keinginan untuk bersatu karena
dilatarbelakangi atas persamaan, baik secara fisik (individu) maupun sosial
